Bersua Kembali

Posted on

Lama sudah aku tidak menulis di blog ini.  Bulan Juli adalah yang paling “mengenaskan” tanpa satupun postingan walaupun hanya sedikit kata-kata.  Tapi apa mau dikata nasi sudah terlanjur dimakan.  Sibuk, mungkin itu hanya kata yang mencerminkan mengapa tidak sempat menulis.  Namun dibalik itu aku diharuskan mondar-mandir dari satu pulau ke pulau yang lain.  Pulau itu adalah Jawa, Ambon dan Lombok.

Berawal dari akhir bulan Juni 2009, aku diharuskan mengikuti pelatihan yang menyisakan Pe eR banyak ketika selesai pelatihan dan sekarang belum pun selesai.  Kemudian awal bulan Juli 2009, aku harus mengarungi udara menuju Pulau Lombok untuk mengikuti kegiatan penelitian.  Nah disinilah kegiatan yang sangat padat itu tercipta hingga saat ini setelah pulang dari sana.

Sire, Lombok

Padang lamun pantai Sire, Lombok

Sire, Lombok

Transek untuk mencari kepiting

Mencari kepiting, itulah yang aku lakukan bersama peneliti dari UPT. LPBIL Mataram beserta teknisi yang membatu pekerjaan di lapangan.  Berbekal sekop dan ayakan kita semua mencari berbagai macam kepiting yang terdapat di pesisir pantai saat air laut surut.  Kadang terasa takjub begitu melihat berbagai biota yang belum pernah aku lihat sebelumnya.  memang setiap daerah akan memiliki perbedaan jenis biota yang dominan, khususnya ya kepiting ini.

Saat itu, di pesisir pantai Sire, Lombok, air laut surut cukup jauh sehingga pekerjaan menjadi mudah dan tidak terlaku melelahkan.  Ini adalah survey pertama, lokasi cukup dekat dengan base camp di Teluk Kodek.  Permulaan tidak terlalu banyak kepiting yang diperoleh, namun semakin menuju kearah laut semakin beranekaragam pula jenisnya. Cukup empat jam di tempat ini, karena matahari sudah mulai turun ke peraduannya.

Esok harinya kita berangkat menuju ke Ekas, Lombok Timur.  Perjalanan menuju base camp di hiasi oleh pemandangan perkebunan tembakau yang sangat luas dan hijau.  sekitar empat jam aku dan rombongan sampai di base camp.  Setelah istirahat sejenak dan berganti pakaian lapangan, kita melanjutkan perjalanan menuju lokasi  survey.  Cukup jauh lokasinya dan yang mencengangkan lokasi ini sungguh kering, dan ada banyak pohon yang tidak memiliki daun-daun hijau. Aku tidak tahu pasti apakah  disini ada sumur air tawar.

IMG_4665

Ada yang kering ada pula yang tetap hijau

Sesampainya di lokasi, bau khas laut pun tercium dan dari kejauhan tampak hamparan rumput laut yang menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat.  Ada banyak perahu disini, tampaknya masyarakat juga menggantungkan hasil laut untuk kehidupan sehari-hari.

Ekas, Lombok

Lokasi budidaya rumput laut warga desa

Rumput Laut

Hamparan rumput laut yang sedang dikeringkan

Solar Cell

Pemanfaatan teknologi Solar Cell

Walaupun jauh dari pusat kota dan jauh dari instalasi listrik namun penduduk di desa ini malah sudah mengaplikasikan teknologi Solar Cell.  Bisa dilihat ada beberapa rumah yang sudah menggunakan teknologi itu.  Namun apakah malam hari listrik masih tersimpan untuk menerangi gelapnya malam?  Semoga  saja jalur listrik dan air bersih cepat masuk ke desa tersebut.

17 thoughts on “Bersua Kembali

    dharma responded:
    Selasa, 11 Agustus 2009 pukul 13:07

    Mohon maaf untuk teman2, karena saya baru bisa update blog ini. Selamat membaca.

    Suka

    zee said:
    Selasa, 11 Agustus 2009 pukul 17:21

    wah pantes toh dulu datang kesini ga ada apdetan apa-apa….
    welkambek ya…🙂

    Suka

    irawan said:
    Selasa, 11 Agustus 2009 pukul 18:43

    Akhirnya muncul jg.. Selamat bersua kembali di ambon… he..he.😀

    Suka

    diazhandsome said:
    Kamis, 13 Agustus 2009 pukul 00:29

    wuih, gajinya banyak tuh😛

    Suka

    adis said:
    Kamis, 13 Agustus 2009 pukul 21:34

    Kepiting kenari kah? Sadaaaap…

    Suka

    muhamaze said:
    Jumat, 14 Agustus 2009 pukul 17:03

    iya bersua kembali dengan yang mumet2, yang njlimet2..

    Suka

    Nisa said:
    Jumat, 14 Agustus 2009 pukul 23:19

    subhanallah.. asik e.. saya pengeeenn!! >.<

    welkam bek mas😀

    *pengen ke lombok.. amboon.. T.T

    Suka

    dharma responded:
    Sabtu, 15 Agustus 2009 pukul 08:09

    @Zee: Maaf ya bu… ni udah di update kok…makasih udah berkunjung lagi…
    @Irawan: iyo kawan, beta kira ale dateng ke MIPA Unpatti…
    @diazhandsome: gaji? wah kalo banyak bukan pns donk…
    @adis: bukang kepiting kanari bos… tapi seng bisa dimakang nih… *cari rajungan ke pasar mardika*
    @muhamaze: heheheh…bos nie, diantara yang mudah ada jua yang njlimet, iya tho enak tho mantep tho…
    @Nisa: hai Nisa, makasih udah dateng kesini lagi… pengen yah langsung ajah kesono…

    Suka

    guskar said:
    Sabtu, 15 Agustus 2009 pukul 11:04

    ini kunjungan silaturahmi balik mas..
    negeri ini kan berlimpah dng sinar matahari ya, apakah sdh ada penelitian mendalam untuk memanfaatkan energi ini secara masal untuk pembangkit listrik?
    projek pemerintah 10.000 MW dng bahan bakar batubara sampai skrg kok blm terlihat hasilnya, sementara saat ini kita sedang menghadapi krisis energi🙂

    Suka

    mas8nur said:
    Sabtu, 15 Agustus 2009 pukul 19:03

    wah ambon tho……deket dong sama mas Muhamaze (sok tahu mode on…). Indahnya Indonesia

    Suka

    dharma responded:
    Sabtu, 15 Agustus 2009 pukul 22:18

    @Om Guskar: makasih om udah berkunjung.
    Kalo penelitian untuk solar cell di Indonesia sih pasti ada namun katanya efisiensinya masih belum optimal…
    saya juga disini merasakan kekurangan listrik, abisnya sering banget mati.

    @mas8nur: iyo niy dari ambon koneksinya…
    ooo… Muhamaze yo deket benget wong satu ruangan…
    Indonesia memang indah, namun masih banyak orang Indonesia yang tidak tahu dan tidak mau tahu…

    Suka

    m4stono said:
    Minggu, 16 Agustus 2009 pukul 02:38

    salam kenal mas…..

    bagus bgt ambon…..
    lanjutkann!!! penelitian anda…

    Suka

    dharma responded:
    Senin, 17 Agustus 2009 pukul 11:23

    @M4stono:
    salam kenal balik Pak… terima kasih atas kunjungannya.
    Ya sebenarnya di timur Indonesia ada harta yang tak ternilai harganya…
    Makasih support-nya…

    Suka

    Oksa said:
    Kamis, 20 Agustus 2009 pukul 13:39

    Jhaaaaaa kasian kepitingnya, air laut mengering + teror pencari kepiting . hihihihiiihi

    Suka

    indomielezat said:
    Selasa, 25 Agustus 2009 pukul 12:20

    aku mau aku mau aku mau
    aku mau jalan jalan kek gitu………………….
    awesome……………………………………

    ^siapin dana berlibur^

    Suka

    dharma responded:
    Kamis, 27 Agustus 2009 pukul 08:28

    Yo besuk-besuk lagi kita jalan-jalan…

    Suka

    ira said:
    Sabtu, 27 Februari 2010 pukul 21:52

    hahahehehahahehe oke,,oke

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s