Pasanglah Poster Pada Tempatnya

Posted on Updated on

stiker nempel di rambuMemasuki tahun 2009, partai politik semakin berlomba untuk mengiklankan diri dan calon anggota legislatifnya. Berbagai cara di lakukan untuk menarik minat dan hati para pemilih, contohnya adalah poster, stiker, dan spanduk. Memang hal ini penting bagi para parpol dan caleg agar bisa menang dalam pemilu nanti.

Banyak poster yang telah terpasang di kanan, kiri dan sudut jalan. dari yang berukuran segede gajah (malah lebih gede dari neneknya gajah) sampai stiker kecil-kecil yang menghias tembok pagar atau pun rumah.  Namun apakah sudah di perhitungkan dan tepatkah lokasi pemasangannya?  

Boleh saja memasang benda-benda tersebut, namun hendaknya para parpol mengecek kembali lokasi pemasangannya. Pastilah lokasi pemasangan harus yang stategis agar mudah di lihat.  Akan tetapi banyak yang asal pasang dan tidak memperhitungkan keamanan pengguna jalan apalagi keindahan jalan.  Poster yang besar dan berbiaya mahal akan terbuang percuma jika saat angin kencang menerpanya dan roboh.  Masih mendingan roboh di lapangan nah kalau roboh di tengah jalan yang ramai bagaimana??? Siapa yang bersalah, yang pasang atau parpol pemilik poster?

Selain itu, sudah seharusnya pemasangan stiker iklan caleg tidak membabi buta pasang sana pasang sini.  Banyak stiker yang menempel di tembok pagar rumah, tiang listrik, rambu lalu lintas, dan sebagainya.  Hal ini sangat tidak menyenangkan, tidak cinta keindahan, tidak cinta kebersihan, dan tidak cinta Indonesia.  Benarkan???

Saya kadang merasa malu, jika bertemu dengan orang asing apalagi yang menjadi kolega saya dan berkunjung ke Indonesia.  Negeri ini ibarat negeri suka-suka tanpa aturan, padahal aturan sudah dibuat, yang buat ya anggota legislatif itu.  Maraknya iklan caleg untuk pemilu tidak di akhiri dengan keindahan dan kebersihan.  Setelah pemilu usai bisa dipastikan masih ada saja poster dan spanduk yang terpampang, serta stiker yang menempel disana-sini (Ayo buktikan!!!).  Mana ada parpol dan caleg yang menganggarkan dana kebersihan paska pemilu???

Kita memang jorok, namun ya jangan-jorok-jorok amat lah… .  Budaya kebersihan belum tertanam dalam diri kita, apalagi parpol dan calegnya.  Sudah saatnya kita sadar diri, bagaimana wisatawan akan datang kalau daerah kita kotor, percuma saja memasang spanduk Visit Indonesia.  Kasihan mereka, sudah jauh-jauh dari Eropa, Amerika, Afrika, Australia, bahkan Asia hanya disuguhi pemandangan alam Indonesia yang kotor.  Bukankah kebersihan sebagian dari ibadah?

Saran saya, pilihlah parpol dan caleg yang cinta kebersihan, keindahan dan cinta Indonesia.  Jangan yang lain!!!

4 thoughts on “Pasanglah Poster Pada Tempatnya

    muhamaze said:
    Selasa, 20 Januari 2009 pukul 11:09

    Lebih jelas lagi kalo ada gambarnya boss, yang aku perhatikan kebanyakan lucu-lucu… Liat aja pose-pose para caleg, ada yang mesem (senyum) baik yang natural maupun senyum dibuat-buat, ada yang melotot, ada yang ngacung jempol, ada yang pegang dada, ada yang membuka tangan, ada yang ngepal tangan kayak mau njotos, ada juga yang ngantuk, dan ada juga yang bikin muntah. Semua dilakukan caleg untuk menarik simpati rakyat.
    Tapi bagiku ya tetep aja, aku nggak tertarik tuh….

    Piss..

    Suka

    dharmaarif responded:
    Selasa, 20 Januari 2009 pukul 12:01

    Ok teman ntar di update pake gambar.

    Suka

    muhamaze said:
    Selasa, 20 Januari 2009 pukul 21:36

    eh ternyata kamu jg kayak caleg ya.. fotomu (avatar) itu lho.. he..he..

    Suka

    yuyun jesika said:
    Minggu, 11 Oktober 2009 pukul 19:56

    hmmmmmmmmmmmmm…………………….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s