Migrasi Akhir Tahun

Posted on Updated on

Menjelang akhir tahun 2008 aku memiliki kesibukan yang cukup padat, dari membuat laporan penelitian hingga akhirnya migrasi sesaat ke Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebenarnya sudah diagendakan sejak awal tahun 2008 aku harus ke Mataram, namun karena jadwal yang padat maka baru pada bulan November 2008 terlaksana.

Pulau AmbalauMigrasi yang pertama adalah survey ke Pulau Ambalau (lihat aja di peta Indonesia) selama 8 hari. Berkeliling pulau mencari lokasi penelitian, untung saja laut sangat bersahabat, ombak begitu tenang, dan jernihnya air membuat betah berlama-lama snorkling melihat banyaknya ikan.

Migrasi berikutnya cukup lama, yaitu ke Pulau Lombok – NTB, tepatnya di UPT. Loka Pengembangan Bio Industri Laut LIPI, Desa Teluk Kodek, Kec. Pemenang, Mataram. Jika anda sedang berada di P. Lombok silahkan mampir pasti berkesan. Sebab jalur yang dilalui adalah jalur wisata Senggigi yang terkenal itu, selain itu juga jalan yang lumayan mengagumkan yaitu berbukit-bukit.

Di laboratorium inilah saya memulai rutinitas pekerjaan yang sudah diagendakan. Pekerjaan ini mungkin tidak biasa dan mungkin juga tidak banyak orang yang mengerti (walaupun tahu), adalah ilmu taksonomi yang saya kerjakan dengan spesimen kepiting. Dalam pekerjaan ini saya di bimbing oleh seorang pakar taksonomi Indonesia yang telah melanglang buana dan yang jelas telah menemukan puluhan spesies baru. Beliau adalah Ibu Dr. Dwi Listyo Rahayu yang sudah lebih dari 20 tahun menekuni bidang Taksonomi Kelomang (Hermit Crabs) dan Brachyura.

Gili Trawangan dan Lokasi Budidaya Kerang Mutiara

Persiapan peralatan dan perlengkapan di mulai, mulai dari mikroskop, dissecting kit, caliper digital, pensil mekanik, buku/jurnal ilmiah untuk identifikasi, sampai dengan alkohol (eit bukan untuk diminum lho… kan kadarnya 70%). Kemudian yang lebih penting adalah spesimen kepiting. Pekerjaan dimulai dari identifikasi spesimen dilanjutkan pengukuran panjang dan lebar karapas (cangkang). Kemudian mendata jumlah semua spesimen yang telah diidentifikasi dan di ukur.

Di sela-sela kesibukan ini ada sedikit hiburan yang menyegarkan, seperti kunjungan orang-orang yang ingin membeli mutiara. Banyak juga lho turis mancanegara yang mampir untuk membelinya…. . Kemudian saya juga ikut mendampingi orang Jepang yang ingin snorkling di Gili Trawangan, wah asyik juga lho lokasinya. Banyak ikan hias yang berukuran cukup besar di lokasi ini. Kami berenang dan snorkling di bagian utara Gili Trawangan.

Mutiara Laut

Kembali ke rutinitas sehari-hari, pekerjaan selanjutnya adalah menggambar spesimen. Lumayan sulit awalnya, namun lama-kelamaan menjadi asyik lho… . Setelah itu semua selesai kemudian dilanjutkan dengan membuat laporan hasil. Hmmm…. tidak terasa sudah hampir dua bulan saya mengerjakannya. Wah sudah dekat dengan tahun baru nih…., sudah saatnya pulang ke Ambon.

Selamat Tahun Baru 1430 H dan 2009 M Yaa….

2 thoughts on “Migrasi Akhir Tahun

    muhamaze said:
    Jumat, 2 Januari 2009 pukul 17:49

    Asyik ya..
    Aja lali bos, oleh-oleh mutiara ya…he..he.. aja mung critane thox.

    Suka

    Dharma responded:
    Selasa, 6 Januari 2009 pukul 07:57

    Mutiarane rada larang bos. Rata2 3rts rb.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s